BERJUANG DARI AIB MENUJU YANG GAIB

ما ترك من الجهل شىئا من اراد ان يحدث في الوقت غير  ما اظهره الله فيه

“SANGATLAH DUNGU ORANG YANG MENGINGINKAN TERJADINYA SESUATU YANG TIDAK DI KEHENDAKI ALLAH PADA SUATU WAKTU”

Kita sering keliru menyikapi pengabulan setiap doa yang kita panjatkan, ini disebabkan karena kita tidak menakar kedudukan kita di sisi Alllah. Sebab terkadang kita malah mempertanyakan kedudukan Allah di sisi kita. Allah menyapa kita dengan sangat terang melalui nama terindahnya. Sayangnya kita biyasanya tidak menghiraukan sapaannya dan lebih memperhatikan permintaan kita kepadanya. Kehadirannya yang nyata terhijab oleh khayalan kita terhalang oleh angan-angan kita saja. Padahal apa yang kita inginkan senantiasa di kabulkan menurut kadarnya atau menurut ukuran kemampuan kita. Dan ukuran kadar tersebut bukan kita yang memberi ukuran namun Allah SWT, yang memberi kadar ukuran tersebut, bukan  menurut kehendak kita namun menurut kehendak Allah SWT. Berserah diri pada Allah tunduk pada semua keputusannya kata pepatah “ENGKAU TERPILIH ENGKAU TAK AKAN TERSISIH”

        احا لتك الاءعمال على وجودالفراغ من رعونات النفس

“MENUNDA BERAMAL GUNA MENANTIKAN KESEMPATAN YANG LEBIH LUANG TERMASUK TANDA KEBODOHAN DIRI

Salah satu nikmat yang paling berharga adalah waktu luang, karena itu sangatlah tidak cerdas orang yang selalu menjadikan waktu luang sebagai alasanuntuk menunda-nunda dalam beramal. Yang semestinya harus segera di kerjakan. Ini terjadi karena dominasi nafsu dalam diri manusia yang masih sangat berkuasa atas dirinya. Kesadarannya terkalahkan oleh kecenderungan untuk menuruti keinginannya, ia tidak mampu mengelola dirinya dengan baik dan tidak pandai menyikapi kondisi. Bukankah dalam hidup ini kesempatan dan kesempitan, kesenangan dan kesedihan terus berputar? Dan bukankah setiap kondisi selalu di iringi dengan ujian?

” JANGAN MALAS<<>>BILA TIDAK INGIN TERGILAS”

 

 

لاتطلب منه انيخرجك من حا لة ليستعملك فيما سواها فلوارادك لاستعملك من غير اخراج

“JANGAN ENGKAU MEMINTA KEPADA ALLAH UNTUK DIKELUARKAN DARI SATU  KONDISI GUNA DIPEKERJAKAN PADA KONDISI LAIN SEBAB, JIKA MEMANG MENGHENDAKI TENTU DIA AKAN MEMPEKERJAKANMU TANPA HARUS MENGELUARKANMU ( DARI KONDISI SEBELUMNYA )

Hidup itu pergulatan panjang. Bila kita tidak ingin lelah, sebaiknya ikuti saja iramnya kita tidak perlu mencoba beralih dari satu keadaan ruhani, ke keadaan ruhani yang lain. Karena pada  setiap episodehidup kita sebenarnya sedang diajari untuk memiliki setiap sikap ruhani yang cerdas. Kita tidak juga layak menentukan tahpan-tahapan prilau kita. Sabar, syukur, tobat, dan tawakkal senantiasa meliputi keadaan yang kita alami. Tugas kita hanyalah menjalani apa yang harus kita alami. Yakinlah bila Allah menghendaki, bisa saja engkau menjadi pribadi yang senantiasa memiliki sifat berserah, tetapi juga tetap sabar. Kata KH. MUSTOFA BISRI yang biasa akrab debgan panggilan Gus Mus “Nikmatilah jamuannya tanpa perlu menanyakan ramuannya”. Maksudnya  adalah jika kita bertamu pada rrumah seseorang dan kita di berikan makanan atau minuman kita tak perlu bertanya resep cara membuatnya karena hal tersebut sangatlah tidak etis atau bisa disebut kurang sopa. Begitu juga halnya ketika kita sedang ssi uji oleh Allah dalam keadaan apapun pasti kita akan memperoleh nikmat dan hikmahnya setelah mencobanya atau setelah kita melalui_Nya.

ما اردت همة سالك ان تقف عندما كشف لها إلا ونادته هواتف الحقيقة:الذي تطلب أمامك.ولاتبرجت ظواهرالمكونات إلاونادتك حقائقها : إنمانحن فتنة فلاتكفر

“KETIKA TEKAD SLIK HENDAK BERHENTI MANAKALA MELIHAT HAL GAIB, IA SEGERA DISERU OLEH SUARA HAKIKAT “YANG KAU TUJU MASIH DI DEPAN.”

SERTA KETIKA LAHIRLAH ALAM TERLIHAT INDAHNYA OLEHNYA MAKA HAKIKATNYA JANGAN SAMPAI ENGKAU KUFUR KARENA TERTIPU”

 Melihat sesuatu yang batin di balik sesuatu yang lahir adalah fenomena spiritual yang bisa menggelincirkan menikmati kedamaian dalam ritual pendekatan diri kepada_Nya juga bisa menjadi kepuasan yang melalaikan. Sebab, lorong kehidupan ini sangatlah panjang. Setiap penyingkapan bisa saja benar-benar merupakan anugerah darinya. Tetapi sangat mungkin merupakan godaan yang menyesatkan wajar bila banyak dari para penempuh jalan ruhani (salik) justru berhenti di tempat yang tak seharusnya. Mereka tertipu oleh banyaknya “PEMANDANGAN” menakjubkan selama berada dalam perjalanan. Yang lebih memperhatikan, di antara mereka banyak yang “MENCURI” dari lading kesadaran, buah yang berubahmenjadi makanan beracun (Q.2:102) jangan mudah terpana  agar engkau tak merana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s