KONSEP ATTAWAZZUN DALAM ISLAM

Dalam agama islam konsep attawazzun sangat di ketengahkan sebab konsep ini merupakan pelengkap bagi kehidupan seorang muslim, namun sebelumnya perlu kita tahu apa sih itu tawazzun..??.

Akar kata tawazun dari Al Wazn ( الوزن ) Al Waznu ditambah ta’ dan alif menjadi

توازن – يتوازن – توازنا   Tawazun, berasal dari kata tawazana : Seimbang Tawazun’ bermakna memberi sesuatu akan haknya, tanpa ada penambahan dan pengurangan. Kemampuan seorang individu untuk menyeimbangkan kehidupanya dalam berbagai dimensi, sehingga tercipta kondisi yang stabil, sehat, aman dan nyaman. Tawazun sangat urgen dalam kehidupan seorang individu sebagai manusia, sebagai muslim.

 Dengan Tawazun manusia dapat meraih kebahagian hakiki, kebahagiaan bathin/jiwa, dalam Bentuk ketenangan jiwa dan kebahagian lahir/fisik, dalam bentuk kestabilan, ketenangan dalam aktivitas hidup.

  • Tawazun adalah kunci dan tanda kesuksesan seseorang.
  • Tawazun menjaga keseimbangan dalam hidup yang akan menciptakan  keharmonisan.
  • Tawazun merupakan tanda kesyukuran
  • Menjaga seorang da’i untuk tetap istiqomah dalam dakwah.
  • Tawazun merupakan identitas Muslim yang ihsan.
  • Tawazun menempatkan umat lslam menjadi umat pertengahan/ ummatan wasathon

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنْتَ عَلَيْهَا إِلا لِنَعْلَمَ مَنْ يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّنْ يَنْقَلِبُ عَلَى عَقِبَيْهِ وَإِنْ كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ ( ١٤٣ )

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan[95] agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa Amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.(Q.S. Al-Baqarah:2:{143} )

Tawazun harus bisa ditegakkan dan dilaksanakan oleh semua orang. Bila seseorang tidak bisa menegakkan tawazun dan sikap tawazun akan melahirkan berbagai masalah. Karena tawazun merupakan “Fitrah Kauniyah” Keseimbangan rantai makanan, tata surya, hujan dan lain sebagainya,  Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan yang sangat teratur bahkan kita tak pernah menyadarinya keteraturan alam ini yang sedmikian rupa bagus nya, subhanallah sseperti firman Allah dalam : ( QS. Ar-rahman 7 )
وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ (٧)

Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).

Tawazzun juga  berhubungan dengan “Fitrah Insaniyah” berupa tubuh, pendengaran, penglihatan dan hati dan lain sebagainya merupakan bukti yang bisa dirasakan langsung oleh manusia. Saat tidak tawazun, maka tubuh akan sakit. Alquran & Assunnah menuntut kita untuk tawazun seperti firman Allah ( QS. Az-Zumar 30 )

إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُمْ مَيِّتُونَ (٣٠)

30. Sesungguhnya kamu akan mati dan Sesungguhnya mereka akan mati (pula).

 Kisah antara Abu Darda’ yang tidak tawazun kehidupannya ditegur oleh saudaranya Salman Al Farisi, kemudian mereka mengadu kepada Rasulullah saw. Dan bersabda:

إن لربك عليك حقا ولجسدك عليك حق ولأهلك عليك حقا، فأعط كل ذي حق حقه

 

Islam senantiasa menuntut segala aspek kehidupan kita untuk tawazun Bila sesuatu sudah keluar dari identitas tawazun, maka sudah tidak Islami lagi. Salah satu yang menjadikan Islam agama yang sempurna karena tawazunnya.

Tawazun merupakan keharusan sosial, seseorang yang tidak tawazun kehidupan individu dan kehidupan sosialnya, maka tidak akan baik kehidupan sosialnya. Bahkan interaksi sosialnya akan rusak. Tawazun  antara kehidupan dunia dan akhirat.

“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.”

Islam menuntut semua dimensi kehidupan manusia dalam keadaan tawazun. Semua aspek kehidupan manusia ini membutuhkan perawatan dan perhatian. Jadi initinya adalah semua aspek kehidupan manusia ini membutuhkan perawatan dan perhatian. jadi sikap tawazun sangath dianjurkan isalam oleh sebab itu dengan sedikit goresan tangan ini menggugah hati pembaca blog ini sekian wassalam…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s